NATUNA– Danramil Koramil 06/Serasan Letda Arm Herman memimpin Anggota dan Tim Gugus Tugas melaksanakan Scrining kepada penumpang kapal sabuk 36 yang sandar di pelabuhan perintis di Desa Tjg Setelung, Kecamatan Serasan. Kamis, (23/09/2021)
Dalam kesempatan tersebut Danramil Herman mengajak Kepada tim untuk senantiasa waspada bekerja sama dalam kegiatan pengaman dan scrining ini setiap penumpang yang turun dan naik harus mentaati aturan aturan protocol Covid dan penumpang yang naik kapal harus mempunya surat Kesehatan Negatif covid 19.
“Kita sudah tau tugas dan tangung jawab kita dalam tim instansi gabungan, tim penangulangan Covid 19 saya minta semua unsur yang terkait berperan dalam pelasanaan ini agar kita saling mendukung demi keamaman dan kenyamanan warga di pulau Serasan”, ujarnya.
“Tim hadir kapanpun kapal sandar di pelabuhan serasam baik pagi, subih dan petang semoga dengan kegiatan ini semangat tim penangulananan covid 19 tidak surut dan tetap semangat walau pun berpanas dan hujan”, tambahnya.
Ditempat terpisah Komandan Kodim 0318/Natuna Letkol Arm Asep Ridwan S.H.M,Han memerintahkan seluruh Danramil di Koramil jajaran Untuk Memperketat akses masuk di tempat teritorial nya dengan aturan aturan protocol kesehatan dan aturan perjalanan berpergian supaya di sosialisasaikan kepada seluruh warga agar kita sama sama terjaga dari corona virus.
Semoga dengan selalu turun dalam kegiatan pengamanan dan scrining di pelabuhan kasus corona virus di pulau serasan dapat kita tekan sekecil mungkin.
Lebih lanjut Dandim menjelaskan kegiatan ini merupakan Kebijakan dan Perintah Pangdam 1/BB Mayjen TNI Hassanudin Sip,MM yang disampaikan kepada Danrem 033/Wp Brigjen TNI Jimmy Ramos Manalu S.Hub.Int., memerintahkan koramil jajaran Kodim Natuna Melasnakan Scrining di pelabuhan dan melaksanakan Tracing kepada penumpang yang sandar di pelabuhan terdekat.
“Kegiatan ini kita lakukan intuk keamanan dan kenyamanan warga kita semata mata dalam melakaksanakan kegiatan sehari hari agar sembako dari luar tetap masuk dari luar melalui sabuk 36 seperti sekarang ini.
Bisa Harus Bisa
Dari Natuna Untuk Indonesia