Kasdam XVI Pattimura Pimpin Upacara Penerimaan Satuan Tugas Ops Pamrahwan Maluku Batalyon Arhanud 11/WBY

Berita Satuan155 Dilihat

Kasdam XVI Pattimura selaku Komandan Pelaksana Operasi Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya bertindak sebagai Inspektur Upacara Penerimaan Satuan Tugas Ops Pamrahwan Maluku Batalyon Arhanud 11/WBY mewakili Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Bambang Ismawan, bertempat di Dermaga Lantamal IX Tawiri, Kota Ambon, Senin (18/10).

Batalyon Arhanud 11/WBY tiba di Kota Ambon menggunakan Kapal KRI Teluk Amboina 503 milik TNI-AL dengan jumlah personel sebanyak 500 orang, merupakan satuan yang akan menggantikan Satgas Ops Pamrahwan Maluku yang ada saat ini di wilayah Kolakops Korem 151/BNY.

Setibanya di Pelabuhan Ambon, seluruh prajurit Batalyon Arhanud 11/WBY melaksanakan Protokol Covid-19 berupa pengukuran suhu tubuh, cuci tangan, pakai masker, penyemprotan disinfektan baik personel dan materiil. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan serta memutus mata Rantai covid-19.

Dalam amanat Pangdam yang dibacakan oleh Kasdam, disampaikan agar Satgas Ops Pamrahwam Maluku dapat memahami tugas pokok dan protap-protap yang berlaku. Selain itu, dapat membantu kesulitan masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

“Disamping tugas pokok sebagai satuan tugas pengamanan daerah Rahwan Maluku, juga harus membantu pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman yang benar tentang adaptasi kehidupan masyarakat baru menuju masyarakat produktif dan aman kepada masyarakat melalui penerapan protokol kesehatan dan kehidupan sehat sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Ambon”, kata Pangdam dalam amanatnya.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran Satgas harus memberi kebaikan bagi masyarakat, bangsa dan negara serta yang perlu dipahami adalah mempelajari karakter, budaya dan kearifan lokal sehingga kehadiran TNI dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dimanapun bertugas.

Pangdam juga berharap para prajurit dapat menjalin hubungan yang baik dengan satuan lain, pemerintah daerah maupun tokoh adat, tokoh agama dan instrumen masyarakat lainnya.